44 Warga Asing Dari 22 Negara Tabuh Gamelan Gebyar Gangsa Agung Prambanan

Gebyar Gangsa Agung Prambanan persembahan dari PT. Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (persero) merupakan suatu pagelaran seni karawitan yang di padukan dengan peragaan Batik Puro Pakualaman yang sepenuhnya mengusung seni budaya tradisi.

Pagelaran pentas gamelan Gebyar Gangsa Agung Prambanan di gelar di Panggung Kinara-Kinari Komplek Ramayana Ballet Candi Prambanan, dengan menghadirkan kelompok karawitan Jogja Gangsa Nagari.

Jogja Gangsa Nagari ini merupakan kelompok  karawitan yang di mainkan oleh mahasiswa / mahasiswi Internasional dari UGM, ISI Yogyakarta, UNY dan Universitas Sanata Dharma yang menampilkan penabuh 44 orang berasal dari 22 negara.

Beragam upaya dilakukan PT Taman Wisata Candi, sebagai upaya untuk melestarikan tradisi seni budaya Indonesia, salah satunya melalui pagelaran Gebyar Gangsa Agung Prambanan ini," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono.

Menurut dia, kegiatan itu juga merupakan kegiatan dalam rangka rangkaian peringatan 25 Tahun Candi Brobudur dan Prambanan sebagai world heritage.

“Sebagai bentuk apresiasi kita ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa Borobudur dan Prambanan, terutama prambanan itu sebuah mahakarya bangsa kita abad ke 7, abad ke 8 yang sangat luar biasa banyak sekali pengetahuan dan ilmu  serta  teknologi yang sebenarnya melekat”.

Ia mengatakan acara ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan secara khusus Candi Prambanan yang di kombinasikan dengan dua kegiatan yakni seni gamelan dan peragaan busana batik yang juga merupakan warisan busaya bangsa.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang luar biasa atas ide dan kreatiftas PT Taman Wisata Candi.

"Event ini adalah cara yang paling efektif untuk mempromosikan pariwisata” dan berharap ini dapat menjadi embrio untuk melaksanakan event secara rutin tiap tahun, para mahasiswa internasional ini nantinya dapat menjadi duta wisata Indonesia setelah mereka kembali ke negaranya,".

Pagelaran ini rencananya pada tanggal 17 dan 18 Desember 2016 akan di tampilkan dalam festival di Borobudur, Prambanan, 04 Desember 2016.


Kategori Berita