Hijaukan Pulau Terluar dengan 1.000 Mangrove

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa disingkat Untirta, adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berlokasi di Serang, Banten, Indonesia. Salah satu Kegiatan Mahasiswa yang dijalankan adalah English Debating Club Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (EDC Untirta).

EDC Untirta melalui dukungan BNI sebesar Rp29.630.000,- (dua puluh sembilan juta enam ratus tiga puluh ribu rupiah) melaksanakan program Go Green dengan Tema TNT – Tunda, merupakan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang dilaksanakan pada hari Jum’at – Minggu, tanggal 4 – 6 September 2015.

Program Utama dari EDC Untirta tersebut seperti penyuluhan dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat mengenai lingkungan hidup khusunya di Pulau Tunda. Penyuluhan dihadiri oleh tokoh masyarakat dan masyarkat penghuni pulau Tunda ±100 orang, dengan materi yang diberikan bertema ”Bersahabat dengan lingkungan hidup dan alam dan pelestarian Mangrove dan manfaatnya”.

”Kepedulian lingkungan selain menanam Mangrove, juga diberikan beberapa tong sampah. Tong-tong sampah ditempatkan dibeberapa titik jalan umum seperti di lingkungan RT, Rumah Ibadah, sentral pendidikan, daerah dermaga, dan ditepi pantai yang banyak pengunjungnya”, ungkap Ketua Pelaksana Nur Afni Aulia.

Sedangkan penanaman 1.000 Mangrove dilaksanakan di wilayah pesisir selatan pulau Tunda samping dermaga sebelah timur dengan peserta penanaman dari EDC Untirta dan Karang Taruna serta Komunitas Mangrove Banten dan dibantu oleh masyarakat pulau Tunda, dimana penanaman tersebut bertujuan mencegah abrasi kawasan Pulau, ungkap Aulia kembali.

BNI mendukung program EDC Untirta terkait masalah lingkungan dan pemberdayaan masyarkat, berlandaskan pada beberapa faktor yakni :

  1. Pemerintah Indonesia sangat peduli terhadap keberadaan pulau dan penghuni pulau-pulau terdepan Indonesia.
  2. Pulau Tunda berlokasi sangat jauh dari pusat perkotaan.
  3. Keterbatasan transportasi penyeberangan antar pulau yang hanya tersedia 3 (tiga) kali seminggu.
  4. Serta ketersediaan listrik yang sangat terbatas.

Dukungan BNI pada program penghijauan EDC Untirta melalui penanaman 1.000 bibit pohon mangrove dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Tunda didukung dengan pertimbangan :

  1. UNTIRTA adalah nasabah besar BNI KLN UNTIRTA dan dimana perlu dilakukan maintainance good relationship dengan civitas akademika UNTIRTA.
  2. Program penghijauan yang dilakukan oleh UNTIRTA diharapkan akan memperkuat citra BNI di dunia akademik.
  3. Kegiatan Penghijauan yang dilaksanakan UNTIRTA merupakan kegiatan yang sejalan dengan misi keempat BNI yaitu “Meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan dan komunitas”.
  4. Mahasiswa adalah generasi muda cikal bakal harapan bangsa, pemimpin di masa akan datang sehingga kegiatan bakti sosial dan ramah lingkungan ini bisa meningkatkan awereness dan juga menjadi brainstorming betapa pentingnya tindakan nyata menjaga dan melestarikan lingkungan.

Sebagai informasi, program-program yang pernah didukung BNI kepada Universtas-Universitas di Indonesia yakni pembuatan mobil ramah lingkungan IPB, penaman pohon program gugur gunung ITS, pembuatan Taman Rektorat ITS, pembuatan Gudang Limbah B3 ITB, pelestarian terumbu karang berupa pembuatan Taman Bawah Laut UNDIP, pengembangan kebun herbal dan Jati Silin UGM, taman Matoa UI, Penanaman 1.000 Mangrove UIN Jakarta, Pembangunan shelter sepeda UM Malang, Arboretum Unri Riau, Hutan dan Taman Kampus Unesa Surabaya, Penghijauan kampus Unpad dan dan UPI Bandung, Pengembangan Kacang Koro Pedang Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, penghijauan sungai Bengawan Solo dan pengembangan kripik tempe UNS, serta Taman Unsri Palembang.


Kategori Info CSR