BNI Syariah Beri Kemudahan Bagi Nasabah yang Ingin Memiliki Emas

TRIBUNNEWS.COM.JAMBI - Bank BNI Syariah memberikan kemudahan bagi nasabah yang ingin memiliki emas melalui program emas iB Hasanah. Program ini merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif yang diberikan BNI syariah kepada nasabah untuk membeli emas dalam bentuk batangan bersertifikat Antam. Caranya dengan diangsur pokoknya setiap bulan dengan sistem murabahah atau konsep jual beli.

Operational Manager BNI Syariah Jambi, Zein Abror mengatakan program pembiayaan emas pada dasarnya sudah ada sejak tahun lalu, peminatnya terus mengalami peningkatan.

Untuk itu, kata dia, BNI Syariah terus memperkenalkan program ini kepada nasabah agar masyarakat mudah memiliki emas dalam bentuk Logam Mulya (LM). Masyarakat bisa dengan mudah memiliki LM dengan cicilan emas yang relatif stabil.

"Namun untuk memiliki satu LM dibatasi senilai Rp 250 juta, ini sesuai dengan aturan regulasi dari BI," jelasnya kemarin.

Jangka waktu yang diberikan untuk program ini minimum 2 tahun dan maksimum sampai 5 tahun. Apabila ada nasabah yang ingin melunasi cicilan emas bisa diberikan tanpa ada penalti atau tambahan biaya lainnya. Misalnya nasabah ikut program cicilan emas ini selama 5 tahun, tetapi pada akhir tahun pertama ada rezeki lebih dan ingin melunasi cicilan emas, bisa langsung melunasi cicilan emas sampai akhir.

Zein Abror menambahkan, kemudahan-kemudahan lain yang juga diberikan BNI Syariah terhadap nasabah yaitu, nasabah dibebaskan biaya administrasi saat akan melakukan pembiayaan cicilan emas.

Cicilan akan tetap sama dari awal cicil sampai dengan akhir walaupun suatu ketika terjadi kenaikan emas, karena cicilan emas mengikuti harga saat awal pembelian. Namun apabila ingin menjual saat pelunasan, akan mengikuti harga emas terbaru.

"Kalau emas mahal maka bisa untung lebih besar, namun harga emas biasanya selalu naik," katanya.Simulasi cicilan emas iB Hasanah BNI Syariah, misalnya nasabah ingin mengambil emas 5 gram dengan harga Rp 510 ribu per gram. Maka total harga emas Rp 510 dikali 5 gram menjadi Rp 2.550.000. Uang muka yang harus dibayarkan Rp 510 ribu dan biaya angsuran bila mengambil 24 bulan Rp 99 ribu, untuk 36 bulan senilai Rp 71 ribu, untuk 48 bulan senilai Rp 58 ribu dan 60 bulan senilai Rp 50 ribu perbulannya. (hdp)

Sumber: Tribunnews


Kategori Berita Perusahaan Group