Indonesia Dinilai Berhasil Atasi Campak
15 Pebruari 2012JAKARTA, (PRLM).- Tim Internasional menilai Program Imunisasi Campak di Indonesia telah berhasil menurunkan lebih dari 90 persen kematian akibat campak. Tim Internasional dari berbagai negara mewakili ahli dari WHO, UNICEF dan CDC Amerika Serikat.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menyampaikan terimakasih atas temuan tim. “Menteri juga menugaskan tim Ditjen P2PL untuk menilai kelaikan laksana dari rekomendasi yang diberikan,” kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/2).
Beberapa hasil temuan tentang kerja tim Imunisasi DitJen P2PL Kemkes beserta stakeholder lainnya, antara lain telah dilakukan program imunisasi sesuai dengan anjuran Tim Internasional yang pernah datang ke Indonesia tahun 2009. Selain itu, dilakukan case-based surveillance, sedikitnya 20% kasus telah dilakukan test.
Tjandra Yoga Aditama juga menyampaikan ada beberapa rekomendasi tim ini untuk Indonesia antara lain Indonesia diminta untuk mempertimbangkan kemungkinan dosis kedua imunisasi campak pada usia 18 bulan, yang akan digabung dengan DPT 4 dan melakukan cek pada saat masuk sekolah.
Selain itu, juga dianjurkan agar Indonesia mengadopsi strategi eliminasi campak, melalui penguatan imunisasi rutin, kampanye nasional pada anak 9-15 bulan di 2013, mempertimbangkan untuk memasukkan vaksin Rubella, penggunaan vaksin MR (Measless Rubella), dan memperkuat case-based surveillance. (kominfo/A-108)***
link : http://www.pikiran-rakyat.com/node/176675

Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )