(Indonesia) Jakarta – Kementerian Pertanian telah menyebar flu burung jenis H5N1 clade 2.3.2. Vaksin telah disebar sejak Rabu (9/5/2013).
“Vaksin H5N1 clade 2.3.2 telah didistribusikan ke sejumlah daerah di Jawa, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Untuk tahap awal, total produksi vaksin sebanyak 3 juta dosis, jika masih kurang, diproduksi lagi dan dibagikan kedaerah yang membutuhkan,” ujar Pudjiatmoko, Direktur Kesehatan Hewan saat ditemui di kantornya Senin (13/5/2013) →
(Indonesia) Pemerintah akan membagikan vaksin flu burung H5N12.3.2 secara gratis pada 8 Mei 2013. Untuk tahap awal, 4 juta dosis vaksin yang diproduksi Pusat Veteriner Masyarakat (Pusvetma) itu bakal disebar kepada para peternak itik di Pulau Jawa.
“ Pemerintah membeli vaksin itu dari Pusvetma. Tadinya vaksin ini bakal disebar pada 19 Maret lalu. Lantaran proses tes dan laboratorium yang cukup panjang, vaksin ini baru dapat disebar pada 8 Mei mendatang, “ kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro di Jakarta kemarin. →
Liputan6.com, Seorang warga Shanghai dilaporkan meninggal dunia setelah terinfeksi virus H7N9 sehingga jumlah warga yang meninggal dunia akibat virus tersebut mencapai 24 orang dari 126 kasus yang terjadi.
Menurut tim pakar, yang membingungkan pada kasus flu burung kali ini adalah tidak … →
(Indonesia) KOMPAS.com – Indonesia menerima penghargaan atas keberhasilan pengendalian penyakit tuberkulosis (TB). Penghargaan Champion Award for Exceptional Work in the Fight Against TB diserahkan USAID Global Health, Kamis (18/4/2013), di Jakarta. Penghargaan diberikan karena keberhasilan pengobatan tuberkulosis yang mencapai 90 persen. Sementara tingkat deteksi kasus TB baru di atas 70 persen.
“Pencapaian ini menyebabkan Indonesia memiliki kontribusi dalam pemberantasan TB secara global. Meski tidak bisa bebas 100 persen, namun semoga pada 2015 TB bisa dikendalikan sepenuhnya,” kata Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi.
Program diagnostik GeneXpert dianggap memiliki kontribusi signifikan pada keberhasilan pengendalian TB. Program ini mendiagnosis bakteri Mycrobacterium tuberkulosis dalam tubuh pasien resisten terhadap pengobatan rifampicin. Adanya program ini memungkinkan pasien menerima pengobatan sesuai kondisi yang diderita. Waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 90 menit. Bila tidak resisten maka pasien akan menjalani pengobatan biasa. Sedangkan pasien yang resisten akan menjalani pengobatan line 2. Seluruh pengobatan bersifat cuma-cuma. →
(Indonesia) “Ada 18 kabupaten/kota yang masih parah tetanusnya karena banyak yang tidak melahirkan di tenaga kesehatan. Jadi masih banyak yang bersalin di rumah, kita kan tidak bisa menjamin mereka tidak kena tetanus,” kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi →