VAKSIN BAKTERI


Vaksin BCG (Beku Kering)

DESKRIPSI
Vaksin BCG merupakan vaksin beku kering yang mengandung Mycobacterium bovis hidup yang dilemahkan (Bacillus Calmette Guerin), strain Paris.

KOMPOSISI
Tiap ampul vaksin mengandung :

  • Bacillus Calmette Guerin hidup 1,5 mg

Pelarut mengandung :

  • Natrium klorida 0,9 % INDIKASI

Vaksin digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit tuberkulosa.

CARA KERJA OBAT
Merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap tuberkulosa.

POSOLOGI

  • Vaksin yang telah dilarutkan diberikan secara intradermal, sebanyak 0,05 mL untuk bayi dibawah usia 1 tahun. Kulit tidak boleh dibersihkan dengan antiseptik. Vaksin dilarutkan dengan menambahkan seluruh isi ampul pelarut vial vaksin. Seluruh pelet harus terlarut. Sebelum pemberian suntikan, vaksin yang telah dilarutkan harus diamati secara visual. Jika tampak benda asing maka vaksin harus dibuang.
  • Gunakan syringe dan jarum steril untuk setiap penyuntikan. Vaksin BCG sensitif terhadap sinar ultraviolet, maka harus dilindungi dari sinar matahari.
  • Jika setelah dilarutkan tidak segera digunakan maka disimpan pada suhu antara +2°C s/d +8°C, selama maksimal 3 jam.
  • Vaksin hanya boleh dilarutkan dengan pelarut yang telah disediakan oleh PT. Bio Farma. Jangan gunakan pelarut dari jenis vaksin lain maupun produsen lain. Air untuk injeksi juga tidak bisa digunakan. Menggunakan pelarut yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada vaksin dan reaksi serius pada pasien.
  • Untuk proteksi maksimum vaksin BCG diberikan rutin kepada semua bayi segera setelah lahir. Tidak ada bukti perihal manfaat vaksinasi BCG yang diulang. Vaksin ini dapat diberikan bersama vaksin DTP, Campak, Polio (OPV & IPV), Hepatitis B, Haemophilus influenzae tipe b, yellow fever, pada lokasi penyuntikan yang berbeda, dan suplemen vitamin A.

EFEK SAMPING
Reaksi lokal yang timbul setelah imunisasi BCG adalah wajar. Suatu pembengkakan kecil, merah, lembut biasanya timbul pada daerah bekas suntikan, yang kemudian berubah menjadi vesikel kecil, dan kemudian menjadi sebuah ulkus dalam waktu 2 - 4 minggu. Reaksi ini biasanya hilang dalam 2 – 5 bulan, dan umumnya pada anak-anak akan meninggalkan bekas berupa jaringan parut dengan diameter 2 – 10 mm.

Jarang sekali nodus dan ulkus tetap bertahan. Kadang-kadang pembesaran kelenjar getah bening pada daerah ketiak dapat timbul 2 – 4 bulan setelah imunisasi. Sangat jarang sekali pembesaran kelenjar getah bening tersebut menjadi supuratif. Suntikan yang kurang hati-hati dapat menimbulkan abses dan jaringan parut.

KONTRAINDIKASI

  • Defisiensi sistem kekebalan
  • Individu yang terinfeksi HIV asimtomatis maupun simtomatis tidak boleh menerima vaksinasi BCG.

INTERAKSI OBAT
Tidak ada interaksi obat.

PENYIMPANAN

  • Vaksin BCG beku kering harus disimpan pada suhu antara +2°C s/d +8°C. Vaksin dan pelarut harus ditransportasikan bersamaan. Pelarut tidak boleh dibekukan, tetapi disimpan pada suhu kamar. Vaksin harus dilindungi dari cahaya.
  • Masa daluarsa 1 tahun.
  • Vaksin BCG yang sudah dilarutkan, sebaiknya digunakan segera, paling lambat 3 jam setelah dilarutkan, apabila masih bersisa maka harus dimusnahkan

KEMASAN

  • Dus @10 ampul vaksin BCG + Dus @10 ampul pelarut (4 mL)
  • Dus @5 ampul vaksin BCG + 5 ampul pelarut (4 mL)

Kategori VAKSIN BAKTERI