FAQ Seputar Vaksin MR

Apakah Vaksin MR ini Produksi dalam negeri?

Vaksin MR ini bukan diproduksi di dalam negeri, melainkan vaksin impor partnership sinergi dengan negara berkembang, produk vaksin MR sudah mempunyai Pra-Qualifikasi WHO, teregistrasi dan dipasarkan di lebih dari 140 negara, dipakai lebih dari 1 miliar dosis, termasuk di Malaysia, Iran, Kamerun, Maroko, Tunisia, Yaman dan negara Islam lainnya.

Apakah Vaksin MR ini mempunyai sertifikat halal?

Saat ini Vaksin MR belum mempunyai sertifikat Halal, namun Fatwa MUI No 4/2016 mendukung program imunisasi nasional. Secara Internasional penerapan vaksinasi di negara Islam (OIC) dianggap tidak ada masalah.

Apakah Vaksin MR ini mengandung Babi?

Karena ini produk import, harus dicek terlebih dahulu sumber awalnya, namun saat ini belum ada produk MR lainnya. Juga mempertimbangkan mengejar program imunisasi nasional yang sudah diterapkan mencapai target eliminasi campak rubella tahun 2018.

Apakah Vaksin MR dibuat menggunakan stem cells?

Vaksin MR tidak menggunakan stem cell dalam produksinya. Beredarnya isu bahwa vaksin MR menggunakan stem cell dikarenakan adanya kesalahan pemahaman.

Apakah Vaksin MR ini dibuat menggunakan virus dari aborsi wanita sehat yang dipaparkan virus rubella?

Vaksin MR bukan dibuat dari virus aborsi wanita sehat yang dipaparkan virus rubella.

Apakah bedanya MR dengan MMR?

Vaksin MMR mencegah penyakit mumps (gondongan), measles (campak) dan rubella, sedangkan Vaksin MR untuk mencegah penyakit measles (campak) dan rubella.

Kedua vaksin sama baiknya namun penggunaannya akan menyesuaikan dengan insiden penyakit di negara tersebut. Saat ini yang menjadi masalah di Indonesia adalah campak dan rubella, sehingga diputuskan untuk melaksanakan kampanye imunisasi MR.

Apakah produk MR aman?

Vaksin MR yang digunakan sangat aman dan berkualitas, karena sudah mepunyai ijin edar dari BPOM, mendapatkan pra qualifikasi dari badan kesehatan dunia (WHO) dan digunakan sejak tahun 1989 di lebih dari 140 negara termasuk negara Islam, dan lebih dari 1 miliar dosis.

Bagaimana efek samping vaksin MR pada pengguna?

Secara umum vaksin MR sangat aman, seperti pemberian imunisasi lainnya, dapat timbul nyeri ringan pada lokasi tempat suntikan 24 jam setelah vaksinasi. Demam ringan dapat terjadi pada 5-15 % penerima vaksin yang timbul pada hari ke 7 sampai hari ke 12 setelah vaksinasi. Demam ringan dapat terjadi selama 1 sampai 2 hari. Ruam (kemerahan pada kulit) dapat terjadi sekitar 2% timbul pada hari ke 7 sampai ke 10 setelah vaksinasi dan berlangsung sampai 2 hari. Nyeri sendi dapat terjadi sebanyak 0-3% pada anak-anak.

Apabila ada efek samping setelah imunisasi MR, kemana melapornya?

Silakan melapor ke Puskesmas wilayah setempat

Kondisi apa yang tidak membolehkan / menunda pemberian vaksin MR ?

Pemberian Vaksin MR agar ditunda apabila anak menderita demam tinggi, flu berat, diare berat atau bila anak tidak sehat dapat berkonsultasi ke petugas kesehatan.

Apakah Vaksin MR menimbulkan Autisme?

Sampai saat ini tidak ada bukti yang menunjukan bahwa imunisasi ini dapat menyebabkan Autisme.

Apakah Vaksin MR mengandung Mercury?

Vaksin MR tidak mengandung Mercury.

Bagaimana komposisi Vaksin MR?

Komposisi Vaksin MR terdiri dari virus campak dan rubella yang dilemahkan, setiap dosis vaksin MR mengandung 1000 CClD50 virus campak dan CClD5C virus rubella

Pada usia berapa Vaksin MR diberikan?

Vaksin MR dalam kampanye imunisasi nasional ini diberikan pada bayi usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun

Apakah kalau sudah pernah di berikan vaksin campak, vaksin MMR, apakah perlu diberlikan lagi vaksi MR?

Vaksin MR Program pemerintahan yang dimulai pada agustus 2017 aman diberikan lagi tanpa memperhitungkan status imunisasi sebelumnya.

Apakah Ibu Hamil perlu mendapat vaksin MR?

Vaksin MR diberikan pada bayi usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, Vaksin MR tidak boleh diberikan pada wanita hamil.

Mengapa imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan — 15 tahun, padahal risiko yang fatal ada pada wanita hamil?

Karena berdasarkan data surveilans kasus rubella terbanyak di Indonesia adalah pada usia dibawah 15 tahun, untuk mencapai eliminasi rubella di Indonesia, maka kelompok usia inilah yang harus diimunisasi. Pelaksanaan Vaksin MR pada bulan Agustus khusus untuk anak usia sekolah, sedangkan untuk bayi di posyandu dan puskesmas dijadualkan pada bulan september. Bila cakupan imunisasi tinggi pada kelompok usia ini, maka akan melindungi juga ibu hamil dan calon ibu dari penyakit rubella (kekebalan berkelompok atau herd immunity).

Apakah pemberian vaksin dapat diberikan bersamaan dengan pemberian vaksin lainnya seperti vaksin DTP, HEP B, HIB, OPV atau IPV dan vaksin lainnya?

Vaksin MR dapat diberikan secara bersamaan dengan vaksin lainnya seperti vaksin DTP, HEP B, HIB, TT, Td,DT, OPV dan IPV.

Berapa hari jarak minimal pemberian vaksin dengan pemberian vaksin?

Jarak minimal pemberian vaksin MR dengan pemberian vaksin lain adalah 1 bulan.


Kategori FAQ