Tingkatkan Akurasi Berat Pupuk Inbag, BGR Lampung Lakukan Inovasi

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) Cabang Lampung melakukan inovasi dengan penyempurnaan proses Mobile Bagging Unit (MBU) untuk komoditas pupuk. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan keakuratan timbangan pupuk inbag.

 

General Manager (GM) BGR Cabang Lampung, Andhy Harlijan, mengungkapkan bahwa inovasi MBU tersebut dilakukan berawal dengan adanya temuan pupuk inbag yang mengalami kurang timbang, atau Original Kurang Timbang (OKT). “Tidak hanya OKT, juga terdapat pupuk inbag yang mengalami lebih timbang,” ungkap GM BGR Cabang Lampung tersebut.

 

Atas dasar temuan tersebut, BGR Cabang Lampung memutuskan melakukan penyempurnaan alat MBU dari yang existing menjadi MBU 1 line dengan 1 kontrol. Setelah dilakukan uji coba, akhirnya kesesuaian berat pupuk inbag dicapai secara akurat. “Dengan metode ini, produktivitas menjadi 9 bag per line per menit,” terangnya.

 

Dengan adanya inovasi tersebut, GM BGR Cabang Lampung, menerangkan bahwa juga akan dilakukan tambahan investasi, yakni sebanya dua timbangan digital.

 

Selain itu juga terdapat pilihan inovasi lainnya untuk menciptakan keakuratan berat pupuk inbag, yakni dengan MBU 1 line dengan 3 alat kontrol. Dengan opsi kedua ini, produktivitas menjadi 12 bag/line/menit namun dengan tambahan investasi SDM menjadi 13 orang per line dari sebelumnya 5 orang per line, serta 6 timbangan digital dan 6 mesin jahit.

 

“Secara efisiensi, menurut kami MBU 1 line dengan 1 alat kontrol lebih efisien. Namun keputusan menggunakan inovasi MBU yang mana, tentunya kami serahkan kepada klien nantinya,” tutupnya.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel