Siaran Pers Tol Becakayu

Oleh Kementerian BUMN 3 Nopember 2017 14:25:56 WIB Di Lihat : 29

SIARAN PERS

Nomor: PR-35/S.MBU.3/11/2017

Bagian Humas dan Protokol Gedung Kementerian BUMN Lt. 3

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

 

Tol Becakayu : Bentuk  Komitmen  Pemerintah dalam Mendorong Konektivitas di Wilayah Jabodetabek

 

BEKASI, 3 November 2017 – Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan konektivitas darat dalam rangka mendukung perekonomian nasional. Setelah meresmikan beberapa ruas jalan tol di wilayah Jawa dan Sumatra, pemerintah kembali meresmikan jalan tol “Becakayu" yang merupakan salah satu jalan tol di wilayah Jabodetabek  yang menghubungkan wilayah Bekasi- Cawang- Kampung Melayu.

Peresmian Jalan Tol Becakayu dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo, didampingi oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk M. Choliq, Direktur Utama PT BTN (Persero) Tbk Maryono, Direksi Himbara dan sejumlah pejabat lainnya di pintu Tol Becakayu, di Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (03/11/2017).

“Saya ucapkan selamat atas beroperasinya Jalan Tol “Becakayu” untuk Seksi IA &1B. Kita tentu tahu bahwa sejak tahun 1997 pembangunan jalan tol ini terhenti atau mangkrak hampir lebih dari 20 tahun. Setelah diambil alih BUMN di tahun 2014, pembangunan tol bisa berjalan dengan baik dan hari ini secara resmi beroperasi. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan tingkat aktivitas yang semakin tinggi,” ungkap Menteri Rini.

Dalam mewujudkan konektivitas darat, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 203 kilometer di wilayah Jabodetabek hingga 2019. Tol Becakayu merupakan salah satu jalan tol yang masuk dalam rencana pembangunan tol Jabodetabek dengan panjang jalan 23,76 kilometer.

Jalan Tol ini dioperasikan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Waskita Toll Road sebesar 98,97% dan sisanya oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan kepemilikan 1,03%. Pembangunan jalan tol dimulai sejak 2014 dan diproyeksi menelan dana sebesar Rp7,23 triliun

Jalan Tol Becakayu dibangun dan dioperasikan secara bertahap yang dibagi dalam Seksi I sepanjang 11,9 kilometer, Seksi II sepanjang 4,1 kilometer, dan Seksi III sepanjang 7,8 kilometer. Yang beroperasi pada awal November 2017 adalah Seksi 1B & 1C yang menghubungkan wilayah Cipinang Melayu – Pangkalan Jati – Jakasampurna.

Rini menegaskan, pembangunan Jalan Tol Becakayu diharapkan mampu memperkuat struktur wilayah dan melengkapi sistem jaringan jalan tol pada kawasan metropolitan Jabodetabek. Kehadiran tol Becakayu akan menambah kapasitas dan pilihan para pengguna jalan, serta membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat.

“Saya harap ruas jalan tol yang lain yaitu Seksi II dan III  bisa juga segera beroperasi sehingga pembangunan Tol Becakayu bisa rampung sesuai dengan yang ditargetkan. Masyarakat akan mendapatkan manfaat dari keberadaan jalan tol ini dan tentunya mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Jabodetabek,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) Herwidiakto menambahkan, sejak PT Waskita Toll Road mengakuisisi KKDM pada tahun 2014, ruas Tol Becakayu mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Dengan jalan layang (elevated) yang membentang dari wilayah Tambun – Bekasi sampai dengan wilayah Kampung Melayu bagian timur Kota Jakarta sepanjang 23,76 kilometer.

Tol Becakayu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat atas permasalahan arus serta volume lalu lintas yang semakin padat dan berdampak pada waktu tempuh yang semakin lama.

“Kehadiran tol Becakayu akan menambah kapasitas dan pilihan para pengguna jalan, serta membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Apabila selama ini waktu tempuh dari Kota Bekasi yang menuju Jakarta sekitar dua jam perjalanan. Dengan dioperasikannya Tol Becakayu diperkirakan akan mempersingkat waktu tempuh sekitar satu setengah jam perjalanan,” katanya.

Keberadaan Tol Becakayu sendiri juga akan menggairahkan sektor infrastruktur lainnya di wilayah Bekasi yang salah satunya adalah meningkatkan performa properti di Bekasi. Jalan tol Becakayu diyakini menjadi daya tarik sendiri dari sektor hunian bagi masyarakat yang sehari-hari menuju Jakarta.

***

 

Informasi lebih lanjut:

Ferry Andrianto

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol

Telp. 021-29935678 ext 1107, Email: ferry.andrianto@bumn.go.id

Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Berita KBUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn