Siaran Pers Sinergi Pelindo 1, BUMN dan Swasta

Oleh Kementerian BUMN 29 Nopember 2017 11:46:31 WIB Di Lihat : 44

SIARAN PERS

Nomor: PR-48/S.MBU.3/11/2017

Bagian Humas dan Protokol Gedung Kementerian BUMN Lt. 3

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

 

Pelindo I Bersinergi dengan BUMN dan Swasta Kembangkan Bisnis

 

Jakarta, 29 November 2017 – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) kembangkan bisnis dan tingkatkan pelayanan kinerja perusahaan melalui sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Swasta. Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama dan kesepakatan utama (head of agreement) antara Pelindo I dengan sejumlah BUMN dan swasta di Kementerian BUMN pada Rabu, (29/11).

 

Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana dan jajaran Direksi BUMN dan swasta disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang.

 

Bambang Eka menerangkan bahwa sinergi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan Pelindo I dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk membangun industri maritim Indonesia.

 

Ditambahkannya, sebanyak 16 perusahaan BUMN dan Swasta ikut menandatangani perjanjian kerjasama dan head of agreement dengan Pelindo I. Perseroan bekerjasama dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) akan mengembangkan pelabuhan Kuala Enok, Pelabuhan Batu Ampar, Batam dan terminal petikemas Pelintung. Sementara itu, dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Pelindo I berencana kembangkan bisnis properti.

 

Selain itu, Pelindo I akan bekerjasama dengan PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) untuk kembangkan kawasan pariwisata di Tanjung Pinggir Batam. Untuk pengembangan pemasaran pelayanan jasa pemanduan di perairan Selat Malaka – Selat Singapura, Pelindo I akan bekerjasama dengan PT Pelindo II (Persero) dan PT Djakarta Lloyd (Persero).

 

Ketiga perusahaan akan melayani kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka – Selat Singapura, dan kapal-kapal yang menuju dan/atau dari pelabuhan-pelabuhan yang berada di wilayah kerja Pelindo I. Perseroan juga akan menyediakan sumber daya yang diperlukan, memasarkan jasa pemanduan kepada mitra Pelindo II dan/atau kepada pihak lain, serta Pelindo I akan membantu Pelindo II untuk menyampaikan product knowledge kepada para calon pengguna jasa.

 

Bambang Eka menambahkan penandatanganan Head of Agreement dengan PT Djakarta Lloyd (Persero) dilakukan untuk mendukung kerjasama pemasaran pelayanan jasa pemanduan di perairan Selat Malaka – Selat Singapura yang dimaksudkan sebagai pedoman dan persiapan untuk melaksanakan kerjasama pemasaran pelayanan jasa pemanduan Selat Malaka – Selat Singapura dari perairan Sabang sampai ke perairan Horsburgh dan di sekitar perairan Selat Malaka.

Kerjasama lainnya yang ditandatangani adalah penutupan asuransi aset dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero); kerjasama program asuransi jiwa pegawai dengan PT Taspen (Persero); kerjasama dengan Supply Chain Financing (SCF) dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI); kerjasama implementasi transaksi cashless di lingkungan Pelindo I untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA); kerjasama dukungan publikasi dan dokumentasi dengan PT Balai Pustaka (Persero), Perum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara, dan Perum Produksi Film Negara; serta kerjasama pengelolaan rumah sakit dengan PT Pertamina Bina Medika.

“Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Pelindo I dan BUMN lainnya dalam rangka pengembangan usaha. Sesuai amanat UUD 1945, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara maksimal. Dengan adanya sinergi BUMN menjadi salah satu upaya untuk mewujudkannya dengan optimalisasi potensi BUMN demi kemajuan bangsa,” terang Bambang Eka.

Pelindo I berencana membelanjakan dana sebesar Rp18 triliun untuk periode 2015 hingga 2017 untuk pengerjaan sejumlah proyek diantaranya pembangunan terminal peti kemas Belawan senilai Rp6 triliun yang akan dikerjakan dalam dua tahap. Perseroan juga akan mengembangkan terminal multipurpose di pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara dengan nilai investasi Rp4 triliun.

 

Di samping Kuala Tanjung dan Belawan, Pelindo I juga akan kembangkan terminal peti kemas keperintisan serta modernisasi peralatan untuk bongkar muat peti kemas di Aceh, Sibolga, dan Tanjung Pinang. Sedangkan Pelabuhan Kuala Enok dibangun untuk melayani langsung kegiatan ekspor minyak sawit dan batu bara ke India.

 

 

Ahmad Bambang menegaskan, sinergi bisnis ini dibutuhkan untuk menjalankan program pembangunan ekonomi di Indonesia. Dia menambahkan, dibutuhkan kerja sama semua pihak termasuk BUMN dan swasta untuk mewujudkannya sebagaimana pesan dari Presiden Joko Widodo.

 

“Sudah saatnya kita berkolaborasi dengan semua pihak, tidak hanya dengan BUMN tapi juga melibatkan swasta. Melalui sinergi ini, diharapkan tidak hanya kualitas layanan untuk publik dari BUMN dapat ditingkatkan namun kinerja BUMN dapat meningkat dengan kerjasama berbagai belah pihak,” tutup Ahmad Bambang.

 

 

***

 

Informasi lebih lanjut:

Ferry Andrianto

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol

Telp. 021-29935678 ext 1107, Email: ferry.andrianto@bumn.go.id

Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Berita KBUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn