Dua BUMN Teken Sinergi Bangun TOD Stasiun Bogor

Oleh Kementerian BUMN 11 September 2017 12:43:42 WIB Di Lihat : 52

Jakarta- Semakin tingginya mobilitas orang yang beraktivitas di wilayah Jabodetabek, berbanding lurus dengan kebutuhan akan transportasi yang nyaman dan terjangkau, terutama untuk masyarakat yang tinggal di Kota Bogor dan sekitarnya. Hal ini menjadikan moda angkutan KRL menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian dari Kota Bogor ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Selain kebutuhan akan transportasi yang semakin meningkat, kebutuhan masyarakat akan hunian yang mudah dijangkau juga semakin tinggi. Seiring dengan kebijakan pemerintah dalam hal percepatan pembangunan program satu juta rumah dan juga mengurangi angka backlog perumahan, BUMN mengambil peran untuk memberikan dukungan secara nyata terhadap program tersebut.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Waskita Karya Realty bersinergi untuk mengembangkan kawasan yang terintegrasi dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Di atas lahan seluas 66.492 m², KAI dan WKR akan mengembangkan Tower Campuran yang terdiri dari 1.905 unit hunian menengah di Stasiun Bogor dan 500 unit diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Stasiun Paledang yang menjadi satu kawasan TOD Bogor.

Penandatanganan dilakukan oleh Bapak Edi Sukmoro Direktur Utama KAI, Bima Arya Sugiarto Walikota Bogor serta Tukijo Direktur Utama Waskita Realty disaksikan oleh Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M Soemarno, Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, Gatot Trihargo Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN dan Direktur Utama Waskita, M. Choliq di Gedung Kementerian BUMN Lt. 21, Senin (11/9).

Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan Kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kota Bogor dalam rangka Pembangunan dan Pengoperasian Halte/Perhentian KRL di Kelurahan Sukaresmi.

Selain untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang menjadi masalah yang di hadapi Kota Bogor, keberadaan halte di Kelurahan Sukaresmi juga akan memudahkan dan menarik minat masyarakat Kota Bogor untuk bepergian menggunakan transportasi KRL, dimana saat ini mereka harus menempuh jarak yang lebih dari daerahnya ke stasiun terdekat, yaitu Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor.

Dengan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor, diharapkan terbangunnya TOD dan Pengoperasian Halte Sukaresmi ini akan menjadi solusi baru terhadap permasalahan yang dihadapi, untuk membantu penataan Kota Bogor yang lebih baik.

Humas Kementerian BUMN

Kategori Berita KBUMN
Sub Kategori Berita BUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn