BUMN Jalin Kerja Sama Bisnis di UEA

Oleh Kementerian BUMN 16 Januari 2020 15:27:34 WIB Di Lihat : 13

Senin, 13 Januari 2020 - Menteri BUMN mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rapat bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheiks Mohamed Bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada Minggu (12/1). Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa PEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi. Menanggapi hal tersebut, Putra Mahkota Mohamed bin Zayed mengatakan bahwa hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan.

Sebanyak  11 perjanjian bisnis dan 5 perjanjian pemerintahan disepakati dalam pertemuan tersebut, diantaranya dalam bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset dengan estimasi total nilai investasi hingga sebesar US$ 22.89 miliar atau sekitar Rp 314,9 triliun.

Dalam investasi tersebut, bebarapa  BUMN turut berkontribusi antara lain PT Pertamina (Persero), PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Pertamina bekerja sama  dengan ADNOC, perusahaan migas yang dibangun pada 1971 yang memiliki cadangan minyak terbesar nomor tujuh di dunia. Pertamina juga bekerjasama dengan Mubadala Petroleum, yaitu perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas hulu Internasional terkemuka yang mengelola aset dan operasi hingga mencakup 10 negara dengan fokus geografis utama di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, Rusia, dan Asia Tenggara. 

Sementara itu, Inalum bekerja sama dengan Emirates Global Aluminium (EGA) sebuah produsen Aluminium Premium terbesar di dunia. Sedangkan PLN bekerja sama dengan Masdar yang merupakan perusahaan energi baru terbarukan (EBT) yang berbasis di Abu Dhabi, UEA. Kerjasama antara PLN dan Masdar yang disepakati diantaranya dalam pembangunan proyek PLTS Terapung (Floating PV) di Waduk Cirata, Jawa Barat yang akan menjadi PLTS terbesar di Asia Tenggara. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir memastikan, kerjasama antara BUMN dan Persatuan Emirat Arab akan berjalan dengan baik dan dapat memenuhi target yang sudah ditetapkan. Alih teknologi juga terjadi sehingga hasilnya win-win bagi kedua belah pihak. “Selain dengan Persatuan Arab Emirat, akan ada lagi kerjasama investasi dengan negara-negara lain. Saya senang tingkat kepercayaan mitra strategis luar negeri terhadap BUMN-BUMN Indonesia semakin meningkat karena perusahaan dikelola dengan  baik, transparan dan mengedepankan GCG," pungkas Menteri Erick.

 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Nurul Fadillah

Bagian Humas dan Protokol

(+62 838 1367 3324)

Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Artikel KBUMN,Berita KBUMN
Profil BUMN Tahun 2019
Dokumentasi BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2018
Sinergi Wujudkan Pembangunan Negeri Berkelanjutan
4 Tahun Prestasi BUMN
Kiprah BUMN Membangun Negeri
Renstra 2019

Social Media Bumn