Jumat, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Bahtera Adhiguna

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Usia Pesawat Laik Terbang Dibatasi Maksimal 10 Tahun

1 Maret 2007

(Medan bisnis, 01 Maret 2007) Pemerintah sedang mengkaji regulasi pembatasan terhadap usia pesawat yang masuk ke Indonesia, maksimal 10 tahun. Sebelumnya pemerintah menetapkan umur pesawat maksimal 20-35 tahun atau dengan pencapaian siklus pendaratan 70.000 kali.

“Kita sedang mengkajinya dan dalam waktu dekat ini segera keluar KM-nya (Keputusan Menteri Perhubungan),” kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/2).
Kebijakan baru ini, kata Menhub Hatta, selain demi peningkatan pelayanan kepada penumpang, khususnya keselamatan penerbangan juga untuk memaksimalkan nilai ekonomis pesawat itu sendiri.
“Textbook pesawat dari pabrikan sebenarnya memberi arahan bahwa usia maksimal pesawat ekonomis itu 20 tahun,” katanya.
Hatta juga menegaskan, konsekuensi dari regulasi ini adalah maskapai dituntut untuk tidak memperpanjang lagi pesawat yang habis masa sewanya bila ternyata usianya sudah mencapai di atas 10 tahun.
Jadi, misalnya saat masa sewa berakhir, harus dipastikan bahwa pesawat itu bila hendak digunakan lagi, maksimum usianya 10 tahun.
Politisi Partai Amanat Nasional ini juga memastikan bahwa proses pencarian pesawat dengan usia di bawah 10 tahun tidak akan sulit. “Permintaan pesawat dunia yang tinggi saat ini, tak akan menyulitkan, karena pesawat baru sebenarnya lebih mudah ketimbang pesawat dengan usia cukup tua,” katanya.
Menurut Hatta, pabrikan pesawat sejauh ini banyak memberikan kemudahan bagi pengadaan pesawat baru, mulai dari jaminan perawatan dan suku cadang, juga investasi seperti uang muka, hanya sekitar 15-20%, selebihnya adalah pihak ketiga. “Contohnya Lion Air dengan pengadaan 60 pesawat B737-900ER,” katanya.
Selama ini, katanya, soal usia pesawat yang sudah beroperasi di dalam negeri, pemerintah membatasinya pada usia maksimal 35 tahun atau dengan pencapaian siklus pendaratan 70.000 kali.
Beri Waktu 6 Bulan
Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan mengatakan, pemerintah akan memberikan batas waktu kepada maskapai udara selama enam bulan untuk masa transisi.
Menurut Kalla, selama ini selalu terjadi kecelakaan baik di darat, laut maupun udara yang disebabkan usia alat transportasi yang sudah tua dan peralatan yang minim. Untuk itu, pemerintah akan mengeluarkan aturan tentang usia maksimal alat transportasi massal.
Wapres mencontohkan, hingga kini masih banyak kapal laut dan pesawat terbang yang berusia 25 tahun tetap dijalankan, meskipun dinilai membahayakan keselamatan bagi para penumpang. “Saya kasih waktu transisi selama enam bulan,” jelasnya. (ant/dtn/els)

Source :Metrotvnews.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>