Rabu, 23 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Bahtera Adhiguna

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Tarif angkutan laut bakal naik lagi

27 Juni 2007

(Bisnis Indonesia, 27 Juni 2007) Departemen Perhubungan secara bertahap akan menaikkan tarif batas atas angkutan laut dalam negeri kelas ekonomi, meski baru saja dinaikkan rata-rata 30%.

Dirjen Perhubungan Laut Dephub Harijogi mengatakan penyesuaian tarif penumpang laut dalam negeri kelas ekonomi masih akan dilakukan secara bertahap sampai posisi di mana tarif tersebut dinilai rasional.

“Saat ini tarif yang ditetapkan pemerintah baru sebesar Rp400 per mil, sedangkan tarif ideal menurut kajian kalangan operator pelayaran sebesar Rp700 per mil atau masih selisih Rp300 per mil,” katanya menjawab Bisnis belum lama ini.

Dia menjelaskan Dephub menaikkan tarif angkutan laut bukan berdasarkan masukan dari kalangan operator semata, melainkan juga disesuaikan dengan kondisi penumpang.

Menurut dia, kenaikan sampai tarif sampai mencapai angka yang rasional tidak bisa dilakukan sekaligus karena harus mengakomodasi kepentingan banyak pihak baik pengguna jasa maupun penyedia jasa. “Makanya, kami terus mengkaji kenaikan tarif tersebut secara bertahap.”

Harijogi menjelaskan dalam penentuan tarif menuju tarif yang rasional tersebut, pemerintah menginginkan agar kenaikan tarif tidak menimbulkan kerugian bagi operator kapal, demikian juga dengan masyarakat selaku pengguna jasa.

Dalam hal ini, papar dia, kenaikan tarif diharapkan dapat memicu operator pelayaran agar meningkatkan pelayanan kepada konsumen dengan mengutamakan aspek keselamatan penumpang. Di sisi lain, kenaikan tersebut jangan menimbulkan akses negatif yakni hilangnya penumpang.

“Makanya, pemerintah sangat berhati-hati agar semua pemangku kepentingan tidak memperoleh akibat negatif dari kebijakan tersebut,” ujarnya.

Seperti diketahui pemerintah baru saja menaikkan tarif batas atas penumpang angkutan laut dalam negeri yang rata-rata sebesar 30% melalui Permenhub No. KM 22/2007 tentang Tarif Batas Atas Angkutan Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi.

Sebelum dikeluarkan aturan baru ini, penentuan tarif angkutan laut dalam negeri kelas ekonomi mengacu pada Kepmenhub No. KM 93/2002 tentang Tarif Angkutan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Angkutan Laut Dalam Negeri.

Respons positif

Pada aturan yang lama tarif diatur secara fixed tariff (tarif tetap), sedangkan dalam ketentuan baru pemerintah hanya menetapkan tarif batas atas sehingga operator bisa menentukan tarif sendiri asalkan tidak melewati batas tarif atas tersebut.

PT Pelni pun merespons positif kenaikan tarif tersebut karena merasa diuntungkan. Perusahaan pelayaran milik negara tersebut akan menerapkan tarif baru mulai 12 Juli mendatang sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan pemerintah.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan Bambang S. Ervan menjelaskan kenaikan tarif tertinggi sebesar 47,37% dan kenaikan terendah sebesar 21,41%, sehingga kenaikan tarif secara total rata-rata sebesar 30%. (10) (redaksi@bisnis.co.id)

Source :Sabtu



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>