Bela Negara untuk calon pegawai baru ASABRI TA 2017

Berdasarkan UUD 1945 pasal 30 tertulis bahwa Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara . Oleh karena itu, kita sebagai warga negara Indonesia wajib serta dalam membela negara dari segala macam ancaman, gangguan, dan hambatan, baik yang datang dari dalam maupun luar.

Hal tersebutlah yang menjadi dasar dalam salah satu kegiatan penerimaan calon pegawai PT ASABRI (Persero). Pendidikan Latihan Dasar (diklatsar) Bela Negara Calon Pegawai Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2017 10 Maret 2017 atau selama 26 hari di Pusdikes Kodiklat TNI AD. Kegiatan tersebut diikuti oleh 37 orang calon pegawai dan 4 calon pegawai manajerial untuk BUMN plat merah ini

Konsep bela negara dapat diartikan secara fisik dan non fisik. Secara fisik dengan menghadapi serangan atau agresi musuh, secara non fisik dapat didefinisikan sebagai segala upaya untuk mempertahankan Negara dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme, yakni kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan terhadap tanah air, serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara. Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk menumbuhkan kedisiplinan dan rasa saling menghormati terhadap sesama manusia khususnya nantinya di lingkungan kerja. Selama 26 hari mengikuti kegiatan Diklatsar Bela Negara, para siswa dididik wajib militer oleh Tentara Nasional Indonesia, lengkap dengan kostum layaknya militer.

Kegiatan Diklatsar bela negara ini setiap harinya dimulai pukul 04.00 hingga pukul 22.00, adapun rangkaian kegiatan dimulai dari olahraga pagi, apel pagi , peraturan baris berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), materi kelas, Bela Diri Militer (BDM) hingga dututup dengan apel malam. Selama kegiatan para siswa tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang-orang diluar lingkungan Pusdikes Kodiklat TNI AD, oleh karena itu alat komunikasi siswa tidak diperkenankan dipegang oleh siswa dan siswa tidak diperbolehkan keluar dari lingkunga Pusdikes Kodiklat Tni AD.

Adapun dalam 26 hari rangkaian kegiatan tersebut, ada 1 hari dimana siswa keluar dari lingkungan Pusdikes Kodiklat TNI AD dibawa ke daerah Tajur, Bogor untuk melakukan Outbond. Kegiatan outbond terdiri dari melewati jembatan 1 tali, turun tebing, melewati jembatan basah, menyebrangi sungai, para siswa diajarkan untuk survive dan menyatu dengan alam.

Rangkaian Diklatsar Bela Negara tersebut ditutup pada tanggal 10 Maret 2017 dengan upacara penutupan yg dipimpin inspektur Upacara yaitu Direktur Utama PT. ASABRI (Persero) Sonny Widjajda, dan penampilan demonstrasi para siswa diantaranya Peraturan Baris Berbaris (PBB), Bela diri Militer (BDM), dan senam Maumere Gemu Famire dan ditutup dengan defile. Setelah kegiatan ini diharapkan untuk pegawai-pegawai ini akan makin solid dan akan berdedikasi tinggi untuk Negara.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel