INSTRUKTUR BALAI DIKLAT INDUSTRI DENPASAR KUNJUNGI ANTARA BALI

Instruktur dari Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar, Hashfi Rizky (kanan), dan temannya Reza (tengah), saat diterima Kepala Biro LKBN ANTARA Bali Edy M Yakub (kiri), dalam kunjungan ke kantor LKBN ANTARA Bali di Jalan Mataram 1, Lapangan Lumintang, Denpasar, Rabu (22/1). (Foto Antaranews Bali/Nyoman Aditya/2020)

Dua instruktur Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar mengunjungi kantor LKBN ANTARA Bali di Jalan Mataram 1, Lapangan Lumintang, Denpasar, Rabu (22/1), guna menjajaki kerja sama dengan kantor berita negara itu.

"Kami ingin bekerja sama dengan media, khususnya ANTARA, agar masyarakat Bali tahu kalau punya Balai Diklat Industri di Denpasar, yang bisa melatih mereka dalam bidang industri kreatif, secara gratis," kata instruktur BDI Denpasar, Hashfi Rizky.

Dalam kunjungan yang diterima Kepala Biro LKBN ANTARA Bali Edy M Yakub dan staf itu, ia menjelaskan lembaganya mampu mencetak SDM dengan spesialisasi animasi, programing, game dan wirausaha industri kreatif, khususnya kerajinan dan barang seni.

"Tentu, masyarakat tidak akan tahu BDI dan keunggulan BDI bila tidak ada dukungan dari ANTARA dan teman-teman media di Bali, apalagi BDI Denpasar sudah ditunjuk pemerintah sebagai Pusat Industri Kreatif atau Bali Creative Industry Centre (BCIC)," tutur Hashfi yang didampingi instruktur lain, Reza.

Dengan penunjukan BDI Denpasar sebagai Pusat Industri Kreatif, maka BDI Denpasar kini menjadi pusat industri kreatif yang lengkap dari pelatihan/diklat, inovasi/konten, promosi/pemasaran dan pengembangan bisnis secara digital (startup industri kreatif).

"Untuk itu, kami sudah memiliki fasilitas Experience Centre Industry 4.0 untuk memberikan wawasan tentang penerapan industri 4.0 kepada pelaku industri kreatif. Kami juga memiliki event Vokafest (Vokasi Festival) untuk mengembangkan peluang kerja dan barang kreatif," katanya.

Namun, pihaknya merasa masih banyak masyarakat yang belum tahu. "Untuk itu kami berharap ANTARA membantu kami untuk lebih dikenal masyarakat yang berbakat dalam bidang animasi, programing, game dan wirausaha industri kreatif," ujarnya.

Merespons hal itu, Kabiro LKBN ANTARA Bali Edy M Yakub menyatakan siap memberikan dukungan informasi terkait potensi dan kegiatan BDI yang perlu diketahui masyarakat, guna meningkatkan potensi masyarakat Bali sendiri.

"Tugas kami memang mengangkat potensi yang bermanfaat bagi Bali, baik potensi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dunia pendidikan, dan komunitas masyarakat, termasuk potensi yang dimiliki BDI. Apalagi, BDI di Denpasar memiliki spesialisasi kemampuan yang cocok untuk masyarakat Bali yakni animasi, kerajinan, dan industri kreatif secara umum, karena masyarakat Bali memang visual minded," katanya.

Edy menjelaskan dukungan informasi dari Antara dapat bersifat pemberitaan kegiatan, dukungan dalam bentuk media partner untuk kegiatan tertentu, atau sekadar info pemberitahuan/pengumuman pelatihan dan semacamnya.

"Sebagai kantor berita, dukungan informasi itu juga bisa kami perluas secara nasional bila informasi yang ada memang bermanfaat untuk orang Bali dan orang di luar Bali, bahkan kalau bermanfaat untuk masyarakat internasional juga bisa didiseminasikan ke kantor berita dari negara lain. Informasi itu pun bisa bersifat tekstual dan juga bisa bersifat konvergensi," katanya.

Selain itu, BDI juga bisa melakukan sinergi dengan ANTARA dalam bentuk pelatihan animasi untuk mitra dari kantor berita negara itu.

Sebelumnya (13/1), tim media sosial "infodenpasar" juga bertandang ke kantor ANTARA Bali untuk menjalin kemitraan dalam diseminasi informasi, yang akhirnya ditindaklanjuti dengan penampilan kanal "News" yang bersumber dari ANTARA pada medsos itu sejak 15 Januari 2020.

Pewarta : Edy M Yakub
Editor : Adi Lazuardi

(Ami/Arie/Sekretariat Perusahaan)


Kategori Publikasi
Sub Kategori Artikel