Wednesday, 23 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Vision PT Angkasa Pura II (PERSERO) : "To be an international-class airport management company with high competitiveness regionally"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Contact Us

pic

Polls

Bagaimana menurut pendapat Anda mengenai pelayanan yang diberikan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ketika anda berada di Bandara yang kami kelola?

View Results

Loading ... Loading ...

Masukan soal kawasan pabean di bandara.

2 October 2007

PT Angkasa Pura (AP) II akan menyampaikan masukan kepada
Ditjen Bea dan Cukai soal kawasan tempat penimbunan sementara di sekitar
bandara yang akan dijadikan kawasan pabean, terkait Permenkeu No.70/PMK.04/2007
tentang Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara.

Senior General Manager Soewarna Business Park Ishak Chandra
mengatakan sudah ada surat dari Ditjen Bea dan Cukai soal kawasan pabean (KP)
dan tempat penimbunan sementara (TPS) di bandara, tapi isinya masih sangat
umum. “Kawasan pergudangan Soewarna Business Bark melalui AP II akan
mengajukan kawasan mana yang dapat dijadikan kawasan pabean. Sisa kawasan
nantinya diserahkan kepada masing-masing pihak, karena sudah” menjadi
kawasan pabean di gudangnya masingmasing,” ujarnya kepada Bisnis, akhir
pekan lalu.

Dia mengatakan hal itu terkait kebijakan Kantor Pelayanan Bea
dan Cukai Bandara SoekarnoHatta yang membentuk tim penataan bandara sebagai
tindak lanjut pelaksanaan Permenkeu No.70/PMK.04/2007 tentang Kawasan Pabean
dan Tempat Penimbunan Sementara.

, Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) SoekarnoHatta
Rahmat Subagio mengatakan saat ini pihaknya telah memiliki tim khusus dari
internal dan juga akan melibatkan PT Angkasa Pura II dan Soewarna Business Park
untuk penataan bandara. “Kami ingin mengetahui apa saja yang perlu
dibenahi terkait dengan penataan bandara dari sudut pandang AP II. Tim ini
nantinya juga akan melibatkan tim dari berbagai pihak al Soewarna, karena selama
ini Soewarna telah melakukan pengembangan di areal tertentu terkait Permenkeu
itu,” ujarnya.

Tidak mempersulit Sebelumnya, Iswan Ramdana, Kepala Kanwil VI
DJBC Banten yang membawahi al layanan dan pengawasan kepabeanan Bandara
SoekarnoHatta menegaskan pada dasarnya pihaknya tidak ingin mempersulit
forwarder terkait penataan itu.

“Memang pengecualian mungkin saja terjadi kalau ada
hal-hal yang tidak bisa diaplikasikan. Namun, kami akan pelajari dulu
detailnya.”

Dalam hal ini, tutur dia, meski peraturan tersebut bertujuan
untuk memperkuat pengawasan dan tertib administrasi, namun Bea Cukai tidak
menginginkan terjadinya stagnasi dalam bisnis kargo udara.

“Semua harus tetap jalan karena selama ini di sekitar
bandara sudah tertib. Tiap aturan memang tidak mungkin dapat diaplikasikan
untuk semua hal,” kata dia.

Source :



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>