Friday, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Vision PT Angkasa Pura II (PERSERO) : "To be an international-class airport management company with high competitiveness regionally"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Contact Us

pic

Polls

Bagaimana menurut pendapat Anda mengenai pelayanan yang diberikan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ketika anda berada di Bandara yang kami kelola?

View Results

Loading ... Loading ...

Landasan Pacu Bandara Palangkaraya Diperpanjang

15 February 2006

“Kini, Bandara Palangkaraya memiliki landasan pacu sepanjang 1.850 meter, nanti akan diperpanjang menjadi 2.250 meter,” kata Menhub Hatta Rajasa di Jakarta, Selasa (14/2).

Perpanjangan landasan tersebut akan dilakukan pada 2006 dengan anggaran Rp 13 miliar. Hatta mengungkapkan, jika Departemen Perhubungan (Dephub) mendapat tambahan-APBN 2006, maka sebagian akan dialokasikan untuk menyelesaikan perpanjangan landasan pacu Bandara Tjilik Riwut dan melengkapi peralatan navigasi.

Pada tahun anggaran 2007, Dephub akan mengalokasikan Rp 50 miliar dari anggaran belanja untuk pelebaran landasan pacu Bandara Tjilik Riwut. “Sekarang lebar landasan hanya 30 meter, nanti akan diperlebar menjadi 45 meter,” ungkap Hatta.

Selain pengembangan fasilitas bandara, pertemuan tersebut juga membicarakan konsep kereta (KA) api barang yang sudah mendesak untuk dibangun di Kalimantan Tengah.

“Investor sudah banyak yang ingin mendanai proyek tersebut, namun tentunya masih menunggu Rancangan Undang-Undang Perkeretaapian disahkan,” kata Hatta. Ia menambahkan, investor Cina menunjukkan minat yang besar untuk membangun KA batubara dengan syarat tertentu. “Syaratnya adalah mereka (Cina, red) mendapat jaminan untuk bisa membeli batubara dari Kalimantan,” jelas Hatta.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada Dephub untuk memprioritaskan pembangunan KA barang di lintas Kalimantan. “KA tersebut akan mengangkut batubara dan hasil perkebunan seperti kelapa sawit. Ini sangat kami harapkan,” kata Teras.

Selain itu, pengembangan Pelabuhan Bahaur di Kabupaten Pulau Pisang, Pelabuhan Sampit, dan Pelabuhan Kumai-Pangkalan Bun, juga diusulkan ke Dephub. “Sudah ada investor lokal dan asing seperti dari Australia, Cina, dan India yang tertarik membangun pelabuhan dan rel KA,” ungkap Teras.

Source :Investor Daily Indonesia



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>