Friday, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Angkasa Pura I (Persero) : "Menjadi salah satu dari sepuluh perusahaan pengelola bandar udara terbaik di Asia."

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Contact Us

pic

Polls

Proyek Ahmad Yani Siap Dilelang

25 September 2013

SEMARANG—Pemancangan konstruksi pengembangan bandara internasional Ahmad Yani, Semarang, diharapkan segera terealisasi November dengan target pelelangan proyek pada Oktober tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jawa Tengah Urip Sihabudin masih menunggu persetujuan proyek yang saat ini masih berada di Kementerian Pertahanan.

“Pengajuan proyek multiyears senilai Rp1,14 triliun. Target awal Oktober perjanjian kerja sama ditandatangani jadi bisa segera lelang pertengahan Oktober, dan November pengerjaan fisik sudah bisa dimulai,” ujarnya di Semarang, Senin (23/9).

Menurutnya, hingga saat ini sharing anggaran antara Angkasa Pura dengan pemerintah belum diketahui dan masih menunggu keputusan Kementerian Keuangan untuk rinciannya.

“Mengenai perjanjian kerja sama, pekan kemarin sudah ada kabar revisi proposal di Kemenhan yang sudah ditandatangani. 2-3 hari ini kita kejar untuk di ajukan ke Kementerian Keuangan,” lan jutnya.

Proposal tersebut diajukan kepada Ke menhan mengingat lahan yang dipergunakan untuk pengembangan bandara merupakan milik TNI seluas 87,8 hektare dengan rincian 67,8 ha untuk pengembangan bandara dan 20 ha sebagai resapan air dan konservasi.

Pengembangan bandara itu, kata Urip, lebih berkonsep mini airport untuk menampung kapasitas 4 juta penumpang setahun, apalagi lahan yang dipergunakan cukup terbatas guna pembangunan yang lebih besar.

General Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Anom Fitranggono, berujar pengembangan bandara paling mendesak untuk meningkatkan kapasitas di mana saat ini penumpang mencapai 1,7 juta per tahun.

Jumlah itu diperkirakan bisa membengkak menjadi 3-4 juta per tahun pada minimal lima tahun mendatang sehingga butuh area tampung bandara yang lebih luas dari saat ini. (Sumber : Bisnis Indonesia )



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>