Monday, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Sorry, there are no polls available at the moment.

Tol Jagorawi Kelar Juli

11 May 2011

Illustrasi GerbangTol

JAKARTA-Kcmacetan luar biasa akibat pelebaran ruas lol Jagorawi segera berakhir. Hal itu ditegaskan Direktur Ulama PT Jasa Marga Tbk,

JAKARTA-Kcmacetan luar biasa akibat pelebaran ruas lol Jagorawi segera berakhir. Hal itu ditegaskan Direktur Ulama PT Jasa Marga Tbk, Frans S Sunito. Dia mengaku ruas tol yang semula 2×3 lajur akan menjadi 2×4 lajur. Penambahan mulai dari ruas Taman Mini-Cibubur (seksi I) dan ruas Cibubur-Cibinong (seksi II). Perseroan mengeluarkan dana sedikitnya Rp 260 miliar.

“Selama pembangunannya, kami tidak menutup ruas jalan.tetap tiga lajur,” kata Frans dikantornya Jakarta, Selasa (9/5). Dia menjelaskan investasi dana pelebaran jalan dibagi dalam empat paket pekerjaan yakni Rp 30 miliar paket 1, Rp 60 miliar paket 2, Rp 120 miliar paket 3, dan Rp 50 miliar paket 4. Dikerjakan oleh empat kontraktor yakni PT Waskita Karya. PT Adhi Karya, PT PP, dan PT Wijaya Karya.

Menurut Frans, penambahan lajur harus segera beroperasi mengingat volume kendaraan yang lewat mencapai 400 ribu kendaraan. Pendapatan perseroan dari ruas lol itu saja bisa mencapai Rp 1,1 miliar perhari. Untuk mempercepat pembangunannya, pekerjaan dibagi dalam dua seksi yakni seksi I dan seksi II.

Dijelaskan Frans, untuk mengatasi kepadatan lalulintas di Jalan Tol Jagorawi akibat adanya pekerjaan pelebaran jalan tol TMII-Cibinong itu.pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dibidang manajemen lalin sesuai dengan standar pelayanan serta menempatkan petugas dilokasi-lokasi tertentu yang menjadi sumber hambatan. “Kami memasang spanduk dibeberapa lokasi, rambu-rambu petunjuk dan juga kami menghimbau kepada para pengguna jalan tol untuk tetap berjalan pada lajur yang sudah ada serta jangan saling serobot dan tidak memperlambat kecepatan,” kata Frans.

Sementara Direktur Operasi Jasa Marga Adityawarman mengatakan, penambahan lajur itu memang harus dilakukan karena jumlah kendaraan yang melintas di Jagorawi sekitar 400 ribu kendaraan perhari. Dimana, sekitar setengahnya melintas di Ruas Cibubur-TMII. Karenanya, dengan pelebaran 4 jalur yang akan pembangunannya selesai pada Agustus 2011, maka kemacetan dapat berkurang, (vit)

. Dia mengaku ruas tol yang semula 2×3 lajur akan menjadi 2×4 lajur. Penambahan mulai dari ruas Taman Mini-Cibubur (seksi I) dan ruas Cibubur-Cibinong (seksi II). Perseroan mengeluarkan dana sedikitnya Rp 260 miliar.

“Selama pembangunannya, kami tidak menutup ruas jalan.tetap tiga lajur,” kata Frans dikantornya Jakarta, Selasa (9/5). Dia menjelaskan investasi dana pelebaran jalan dibagi dalam empat paket pekerjaan yakni Rp 30 miliar paket 1, Rp 60 miliar paket 2, Rp 120 miliar paket 3, dan Rp 50 miliar paket 4. Dikerjakan oleh empat kontraktor yakni PT Waskita Karya. PT Adhi Karya, PT PP, dan PT Wijaya Karya.

Menurut Frans, penambahan lajur harus segera beroperasi mengingat volume kendaraan yang lewat mencapai 400 ribu kendaraan. Pendapatan perseroan dari ruas lol itu saja bisa mencapai Rp 1,1 miliar perhari. Untuk mempercepat pembangunannya, pekerjaan dibagi dalam dua seksi yakni seksi I dan seksi II.

Dijelaskan Frans, untuk mengatasi kepadatan lalulintas di Jalan Tol Jagorawi akibat adanya pekerjaan pelebaran jalan tol TMII-Cibinong itu.pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dibidang manajemen lalin sesuai dengan standar pelayanan serta menempatkan petugas dilokasi-lokasi tertentu yang menjadi sumber hambatan. “Kami memasang spanduk dibeberapa lokasi, rambu-rambu petunjuk dan juga kami menghimbau kepada para pengguna jalan tol untuk tetap berjalan pada lajur yang sudah ada serta jangan saling serobot dan tidak memperlambat kecepatan,” kata Frans.

Sementara Direktur Operasi Jasa Marga Adityawarman mengatakan, penambahan lajur itu memang harus dilakukan karena jumlah kendaraan yang melintas di Jagorawi sekitar 400 ribu kendaraan perhari. Dimana, sekitar setengahnya melintas di Ruas Cibubur-TMII. Karenanya, dengan pelebaran 4 jalur yang akan pembangunannya selesai pada Agustus 2011, maka kemacetan dapat berkurang, (vit)

Sumber : (Bataviase.co.id)



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>