KBUMN

Sinergi Membangun Negeri

Kamis, 24 April 2014

|Visi Kementerian BUMN “Menjadi Pembina BUMN yang Profesional untuk meningkatkan nilai BUMN” |                                          SMS Kritik & Saran tentang BUMN dan Kementerian BUMN ke 08111-188-188|                                                                                                                Hati Hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Kementerian BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kementerian BUMN tidak pernah meminta pungutan biaya apapun melalui surat,telepon maupun sms, dalam proses maupun pemenang pengadaan Barang dan Jasa

Pusri Anggarkan Belanja Modal Rp2,1 Triliun

12 Januari 2012

Media            : Media Indonesia

Halaman        : 20

Tanggal         : Kamis, 12 Januari 2012

Penulis          : Bhm/E-6

PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang menganggarkan belanja modal (capitalexpenditwe/ capex) tahun ini sebesar Rp2,1 triliun atau naik 400% dari capex tahun lalu, Rp5 miliarRp6 miliar. Anggaran itu akan dipakai untuk pengembangan perusahaan dengan membentuk anak usaha baru. “Meningkatnya belanja modal sudah disetujui pemegang saham, sebab sejak Pusri tidak menjadi induk (holding), perseroan belum melakukan pengembangan anak usaha lagi,” ujar Dirut Pusri Eko Sunarko di Palembang, kemarin.

Menurutnya, asetaset Pusri di sejumlah daerah yang sebelumnya menjadi wilayah Pusri perlu dimanfaatkan lagi, setidaknya dibentuk anak perusahaan yang mampu berkembang. Dia menjelaskan aset Pusri seperti kantor di Jakarta, dan sebagian JawaBali ke depan bisa dimanfaatkan untuk operasional anak perusahaan dan pengembangan bisnis lainnya.

“Bisa saja Pusri membuat perusahaan properti, perusahaan perkapalan yang bisa dimanfaatkan untuk angkutan pupuk dan perusahaan lain.”

Selain itu perseroan juga tengah membidik pembangunan pabrik fosfat serta kuasa pertambangan batu bara yang tujuannya profit bisnis.

Terkait pupuk urea bersubsidi, mulai tahun ini Pusri memproduksi pupuk urea bersubsidi warna merah muda (pink) sebagai pengganti pupuk urea putih. Perubahan warna pupuk tersebut dilakukan sebagai pengamanan dan pencegahan dari penyimpangan tata niaga pupuk.

Untuk tahun ini Pusri berkewajiban memproduksi 1.607.000 ton urea pink dari target produksi sebesar 2.050.000 ton. Adapun jumlah pupuk urea subsidi putih yang tersisa di lapangan hanya 157 ton berada di Bangka Belitung, akan segera ditarik perusahaan.

Menurut Direktur Komersial Pusri Hilman Taufik stok pupuk urea pink per 8 Januari 2011 untuk wilayah penjualan I stok fisik 59.292 ton, wilayah II stok fisik 69.299 ton tambah exCirebon 2.000 ton.

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Publikasi

+ Index