KBUMN

Sinergi Membangun Negeri

Minggu, 20 April 2014

|Visi Kementerian BUMN “Menjadi Pembina BUMN yang Profesional untuk meningkatkan nilai BUMN” |                                          SMS Kritik & Saran tentang BUMN dan Kementerian BUMN ke 08111-188-188|                                                                                                                Hati Hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Kementerian BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kementerian BUMN tidak pernah meminta pungutan biaya apapun melalui surat,telepon maupun sms, dalam proses maupun pemenang pengadaan Barang dan Jasa

Indonesia Ferry diminta turunkan tarif pelabuhan

19 Pebruari 2009

JAKARTA:
Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap)
meminta PT Indonesia Ferry menurunkan tarif jasa kepelabuhanan di 18
dermaga penyeberangan antarprovinsi.

Ketua
Umum DPP Gapasdap Sjarifuddin Mallarangan mengatakan permintaan itu
untuk membantu ratusan pengusaha penyeberangan di tengah imbas krisis
keuangan global.

“Seharusnya
ada keinginan dari ASDP [Indonesia Ferry] untuk menurunkan tarif
kepelabuhanan karena krisis keuangan global mulai mengimbas pada kami,”
katanya, kemarin.

Menurut
dia, kebijakan penurunan jasa kepelabuhanan, seperti tarif jasa tambat,
jasa pemanduan, dan jasa penundaan akan meringankan ratusan pengusaha
penyeberangan dalam melayani masyarakat.

Selama
ini, ungkap Sjarifuddin, PT Indonesia Ferry belum pernah memberikan
keringanan kepada pengusaha penyeberangan dengan memberikan diskon
tarif jasa kepelabuhanan. “Padahal dermaga penyeberangan yang dikelola
Indonesia Ferry dibangun oleh pemerintah,” tuturnya.

Dia
mengharapkan Indonesia Ferry memberikan diskon tarif jasa kepalabuhanan
yang besarnya disesuaikan dengan penurunan harga BBM.

“Besaran
persentase penurunan itu belum kami hitung, tetapi yang penting ada
keinginan Indonesia Ferry menurunkan tarif jasa kepalabuhanan,” kata
Sjarifuddin.

Sekjen
DPP Gapasdap Luthfi Syarief menambahkan pihaknya kini mengalami
kesulitan akibat harga suku cadang kapal penyeberangan naik sekitar 30%
setelah nilai mata uang rupiah terdepresiasi.

“Padahal kontribusi suku cadang terhadap total biaya operasi kapal kini mencapai 19%-20%.”

Tarif penyeberangan

Dia
memaparkan pihaknya juga mengikuti permintaan pemerintah untuk
menurunkan tarif angkutan penyeberangan di 18 lintas antarprovinsi
melalui Peraturan Menhub No. 2/2009.

Luthfi
mencontohkan tarif penyeberangan lintas Merak-Bakauheni untuk penumpang
dewasa tanpa kendaraan turun 33% menjadi Rp7.375 dan Ketapang-Gilimanuk
turun 42% menjadi Rp3.350.

Tarif
penyeberangan Merak-Bakauheni untuk penumpang anak tanpa kendaraan
menjadi Rp6.500, kendaraan golongan I Rp12.385, kendaraan golongan II
Rp21.525, kendaraan golongan III Rp55.875, golongan IV kendaraan
penumpang Rp166.150, golongan IV barang Rp150.520, dan golongan V
kendaraan penumpang Rp312.300.

Adapun,
kendaraan golongan V barang Rp263.000, golongan VI penumpang Rp530.000,
golongan VI barang Rp388.760, golongan VII Rp553.410, dan golongan VIII
Rp827.200.

Untuk
lintas Ketapang-Gilimanuk, tarif anak tanpa kendaraan menjadi Rp2.350
per orang, kendaraan golongan I Rp4960, kendaraan golongan II Rp9.150,
kendaraan golongan III Rp18.600, golongan IV kendaraan penumpang
Rp66.625, golongan IV barang Rp64.525, dan golongan V kendaraan
penumpang Rp133.625.

“Artinya, tarif penyeberangan yang diminta turun oleh pemerintah kami ikuti,” papar Luthfi.

Direktur
Utama Indonesia Ferry Bambang Soerjanto yang dikonfirmasi soal
permintaan Gapasdap itu tidak membalas pesan singkat yang dikirimkan
Bisnis. (22)

Oleh Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia

Source :www.bisnis.com

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Publikasi

+ Index