KBUMN

Sinergi Membangun Negeri

Rabu, 23 April 2014

|Visi Kementerian BUMN “Menjadi Pembina BUMN yang Profesional untuk meningkatkan nilai BUMN” |                                          SMS Kritik & Saran tentang BUMN dan Kementerian BUMN ke 08111-188-188|                                                                                                                Hati Hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Kementerian BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kementerian BUMN tidak pernah meminta pungutan biaya apapun melalui surat,telepon maupun sms, dalam proses maupun pemenang pengadaan Barang dan Jasa

Pertamina akan putus kontrak 33 TAC

7 Desember 2006

JAKARTA: PT Pertamina mengevaluasi kinerja 33 Technical Assistance Contract (TAC) dan yang tidak melakukan kegiatan dalam lima tahun terakhir akan diputus kontraknya.

Direktur Hulu PT Pertamina Sukusen Soemarinda mengatakan hasil evaluasi sebagian dari 33 TAC tersebut akan diputuskan semester I tahun depan.

“Saat ini telah dibentuk tim evaluasi TAC Pertamina. Sebagian kontraktor telah diberi peringatan dan bila tidak segera melakukan kegiatannya maka akan diputus kontraknya,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, kemarin.

Menurut dia, dari 33 TAC yang akan dievaluasi kinerjanya hanya lima unit yang sudah beroperasi dan berproduksi hingga 2.000 barel minyak per hari.

Rencananya Pertamina akan mengevaluasi seluruh TAC yang telah ditandatangani dalam waktu lima hingga 10 tahun terakhir.

Terkait dengan program pengembangan gas, saat ini Pertamina tengah mengerjakan empat proyek yaitu proyek di Jawa Timur, lapangan Matindok, lapangan gas Sumatra Selatan, dan percepatan pengembangan gas di Sumatra Utara.

Untuk proyek di Jatim, PoD (Plan of Development)-nya akan selesai minggu kedua Desember 2006, PoD di lapangan Matindok akan selesai akhir Desember. Untuk proyek di Sumatra Selatan, saat ini telah selesai 100% dan akan segera disalurkan ke Jabar lewat pipa Perusahaan Gas Negara (PGN).

Proyek di Sumatra Utara baru akan dilakukan uji produksi lapangan yang akan dilakukan dalam bulan ini.

Bangun pabrik biofuel

Dalam rapat dengar pendapat tersebut juga terungkap bahwa Pertamina akan menandatangani pembangunan pabrik biofuel dengan tiga investor yang memiliki kapasitas hingga 2,5 juta ton per tahun guna memenuhi kebutuhan program bahan bakar nabati.

Direktur Niaga & Pemasaran Achmad Faisal mengungkapkan rencananya ketiga pabrik tersebut akan dibangun di Balongan, Dumai dan Kuala Tanjung.

“Ke-3 pabrik tersebut akan memproduksi kebutuhan bahan baku biofuel sebanyak 2,5 juta ton per tahun,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, Pertamina akan menindaklanjuti nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk membeli seluruh produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dari perusahaan tersebut.

Rencananya, lanjut Faisal, dalam bulan ini Pertamina akan meluncurkan produk biopertamax (campuran antara pertamax dengan etanol).

Untuk tahap awal, biopertamax yang akan diluncurkan Pertamina adalah sejumlah 5% dari produksi pertamax secara keseluruhan dan kemungkinan besar akan meningkat menjadi 15%.

Saat ini Pertamina telah memasok 180 unit SPBU di Jakarta. Untuk kebutuhan biosolar tersebut Pertamina telah melakukan kontrak pembelian Same sebanyak 50 ton/hari dari dua perusahaan sehingga totalnya menjadi 200 ton/hari.

Nilai selisih harga Same dan harga BBM saat ini adalah sekitar Rp300 per liter.

“Karena itu Pertamina membutuhkan jaminan subsidi bagi program pengembangan bahan bakar nabati,” tuturnya.

Terkait dengan konversi subsidi minyak tanah ke subsidi LPG, PT Pertamina akan memberikan tabung tiga kilogram secara gratis dan kompor gas kepada 25.000 kepala keluarga di wilayah Jakarta yaitu Cempaka Baru dan Pabuaran, sehingga total gas adalah sebanyak 57,5 ton/bulan.

Dengan adanya pemberian konversi itu maka Pertamina akan menarik 300 kiloliter minyak tanah dari kedua kelurahan tersebut. (dwi.djanuarto@bisnis.co.id)

Source :Bisnis

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Publikasi

+ Index