KBUMN

Sinergi Membangun Negeri

Sabtu, 19 April 2014

|Visi Kementerian BUMN “Menjadi Pembina BUMN yang Profesional untuk meningkatkan nilai BUMN” |                                          SMS Kritik & Saran tentang BUMN dan Kementerian BUMN ke 08111-188-188|                                                                                                                Hati Hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Kementerian BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kementerian BUMN tidak pernah meminta pungutan biaya apapun melalui surat,telepon maupun sms, dalam proses maupun pemenang pengadaan Barang dan Jasa

Pertamina Ajukan Bukti Kesalahan CSS dalam Kasus Pembobolan Kas Petral

9 Pebruari 2004

Jakarta, Kompas – Manajemen PT Pertamina telah mengajukan lima bukti kesalahan lembaga keuangan Credit Suisse Singapore ke pengadilan di Singapura, yang berakibat Petral Energy Trading-anak perusahaan Pertamina-mengalami kerugian sekitar 8,2 juta dollar AS. Kesalahan Credit Suisse Singapore itu mengakibatkan rekening Petral Energy Trading dibobol oknum yang belum diketahui hingga saat ini.
Demikian dikemukakan Direktur Utama Pertamina Ariffi Nawawi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/2). Awalnya, kasus pembobolan rekening Petral Energy Trading (Petral) menimbulkan dugaan keterlibatan orang dalam, tetapi akhirnya menjadi kasus kesalahan perbankan setelah ada bukti autentik.
Bukti yang diajukan, antara lain tanda tangan dalam surat yang digunakan untuk mencairkan rekening Petral adalah palsu. Selain itu, surat yang dijadikan alasan untuk mencairkan rekening menggunakan kertas tanpa kop surat resmi yang biasa digunakan Petral.
Kronologis bobolnya kas Petral berawal dari semacam transaksi derivatif dengan dana 8,2 juta dollar AS yang bisa digunakan untuk membuka surat kredit (letter of credit-L/C) beberapa kali sesuai perjanjian. Namun, kenyataannya tak ada L/C yang dibuka.
Dana yang hilang itu adalah hasil penjualan minyak yang ada di kas Petral. Dana itu biasanya digunakan untuk membuka L/C dalam transaksi minyak. Dana itu ternyata didepositokan di salah satu bank.
Belakangan ketahuan terjadi penarikan dana sebesar 8,2 juta dollar AS. Namun, aliran dana itu tidak diketahui dan sedang dalam penelusuran auditor internal Pertamina. Deposito itu bisa cair karena adanya pemalsuan tanda tangan.
Direksi diberhentikan
Akibat kasus pembobolan kas Petral seluruh direksi diberhentikan. Pertamina juga terus berupaya mengembalikan dana 8,2 juta dollar AS itu. Saat ini Petral tengah berhadapan dengan Credit Suisse Singapore (CSS) di pengadilan Singapura. Pihak CSS berpendapat pencairan dilakukan oknum Petral, sedangkan Pertamina membuktikan kelemahan pengawasan CSS.
Meskipun sedang melakukan gugatan atas kecerobohan CSS dalam kasus pembobolan rekening Petral, pihak Pertamina tetap menyelidiki kasus tersebut. Jika ternyata melibatkan orang dalam, tetap akan diambil tindakan hukum.
Sebelumnya, Ariffi menegaskan, manajemen Pertamina akan menuntaskan kasus pembobolan kas Petral. Jika ada pihak yang terlibat dalam kasus itu, akan dilaporkan ke polisi.
Kasus ini telah menghancurkan upaya untuk mengubah citra Pertamina menjadi perusahaan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Pertamina akan membuka kasus ini secara transparan agar usaha puluhan ribu karyawan Pertamina untuk mengubah citra tidak sia-sia.
Ariffi meyakinkan bahwa kasus Petral tidak akan ditutupi oleh pihak manajemen Pertamina, meskipun pembobolan sudah terjadi sejak setahun lalu. Dia mengatakan, alasan manajemen tidak membuka kasus ini karena masih dalam penyelidikan. (BOY)

Source :Jakarta

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Publikasi

+ Index