KBUMN

Sinergi Membangun Negeri

Senin, 21 April 2014

|Visi Kementerian BUMN “Menjadi Pembina BUMN yang Profesional untuk meningkatkan nilai BUMN” |                                          SMS Kritik & Saran tentang BUMN dan Kementerian BUMN ke 08111-188-188|                                                                                                                Hati Hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Kementerian BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kementerian BUMN tidak pernah meminta pungutan biaya apapun melalui surat,telepon maupun sms, dalam proses maupun pemenang pengadaan Barang dan Jasa

Struktur Direksi Telkom akan Dirombak

22 Juni 2005

(Media Indonesia, 22 Juni 2005): Dewan Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk mengusulkan struktur baru di Telkom dengan menambah posisi wakil direktur utama (wadirut). Dengan demikian, tugas Dirut Telkom akan lebih fokus pada strategi perusahaan.
Menurut Komisaris Utama Telkom Tanri Abeng, nantinya di Telkom akan ada perubahan direktorat menjadi lima direktorat, yaitu Direktorat Jaringan dan Produk, Direktorat Layanan Konsumer, Direktorat Layanan Korporat, Direktorat Keuangan dan Kontrol, serta Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM).
“Struktur baru itu untuk membuat Telkom bisa bersaing menghadapi tantangan ke depan. Jadi, dirut akan lebih fokus pada strategi perusahaan ke depan dan wakil dirut lebih pada urusan operasional untuk peningkatan pendapatan dan peningkatan efisiensi perusahaan,” kata Tanri usai acara penyerahan penghargaan dari majalah Business Week kepada Telkom yang menduduki peringkat 20 dari 100 perusahaan TI (teknologi informasi) terkemuka dunia, di Jakarta, kemarin.
Komisaris telah mengajukan 21 nama untuk menduduki kursi direksi Telkom. Umumnya nama-nama yang diajukan telah memiliki pengalaman di dunia telekomunikasi. Tanri berharap direksi Telkom merupakan orang muda yang berusia di bawah 50 tahun.
“Kami juga berharap direksi yang akan datang merupakan direksi yang bisa bekerja sama sebagai satu tim. Akan sulit bagi Telkom bila direksinya tidak kompak,” ujarnya.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri BUMN Sugiharto mengungkapkan pemerintah akan menambah jumlah direksi PT Telkom menjadi tujuh orang. Hal ini, kata dia, sebagai konsekuensi meningkatnya kapitalisasi BUMN telekomunikasi tersebut. “Kapitalisasi mereka saat ini sudah US$11 miliar (lebih dari Rp100 triliun). Jadi perlu ditambah dua orang,” kata Sugiharto usai menghadiri peluncuran perusahaan patungan Garuda Indonesia dan Lufthansa System di Jakarta, kemarin.
Sugiharto mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon direksi Telkom. Namun, Sugiharto enggan menyebutkan berapa orang yang mengikuti proses tersebut. “Jumlahnya masih terus mengalir,” katanya.
Berkaitan dengan langkah penegak hukum untuk mulai menyidik dugaan korupsi di Telkom, Tanri Abeng mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi proses pemilihan direksi Telkom. Semua pihak harus memegang asas praduga tidak bersalah.
“Kalau ada rencana pemeriksaan oleh aparat hukum, itu tidak mengganggu. Toh belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Kita harus menjunjung asas praduga tak bersalah,” jelasnya.
Tanri sendiri mengaku tidak mengetahui kasus korupsi pada bagian mana yang akan disidik oleh penegak hukum. Tapi, menurutnya, kasus itu merupakan lama dan bukan kasus yang terjadi selama setahun terakhir.
Sebelumnya, Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor) Hendarman Supandji mengemukakan, Timtas akan meningkatkan dugaan korupsi di Telkom dari penyelidikan ke penyidikan, pekan ini.
Calon direksi
Dari bursa calon direksi, berkembang spekulasi banyaknya calon direksi yang diusulkan berasal dari para kepala divisi regional. Kadivre II Ermady Dahlan yang ditemui Media menolak menjawab apakah dirinya telah menjalani fit and proper test.
Sedangkan mantan Direksi Telkom Garuda Sugardo (yang juga disebut-sebut sebagai salah satu calon) ditemui usai acara Garuda-Lufthansa menolak berkomentar mengenai pencalonan dirinya.
Telkom akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 24 Juni. Salah satu agenda RUPS ialah penentuan direksi BUMN penghasil laba terbesar dari 158 BUMN ini. Sejumlah nama disebut-sebut bakal meramaikan bursa direksi, seperti Kristiono (Dirut Telkom), Garuda Sugardo (mantan direksi), John Wely (Dirut PT Inti), Bajoe Narbito (mantan Direktur Telkomsel). (Uud/EC/E-1)

Source :(Media Indonesia

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Publikasi

+ Index